Sidoarjo memiliki beberapa makanan khas yang sangat lezat untuk disantap. Makanan yang terkenal dari Sidoarjo diantaranya adalah udang dan bandeng. Karena Sidoarjo dikenal dengan daerah tambak dengan hasil terbesarnya ialah udang dan bandeng. Berikut ini adalah beberapa makanan khas asal Sidoarjo yang nikmat dan wajib untuk anda coba.
1.
Lontong Kupang
Kupang, selain dikenal
sebagai nama sebuah kota atau Kampung, juga akrab ditelinga masyarakat Jawa
Timur sebagai salah satu makanan laut yang khas dan lezat rasanya. Kupang
adalah hewan yang hidup hanya dilaut, bentuknya mirip dengan kerang, tetapi
ukurannya lebih kecil, diameternya sekitar 3-5 mm, warna tubuhnya coklat agak
pucat. Kalau dalam kondisi sudah dimasak maka pada bagian kepalanya berwarna
hitam. Cara mengolahnya pun mudah, hanya dengan merebusnya lalu dengan
sendirinya Kupang akan terlepas dari cangkangnya lalu disaring dan dimasukan
kedalam rebusan bumbu. Lontong kupang ini terdiri dari komposisi irisan
lontong, kupang dan lento yang disiram dengan kuah lontong kupang yang terdiri
dari bumbu petis dan bawang putih.
2. Bandeng Asap
Bandeng
asap merupakan oleh-oleh khas kota Sidoarjo. Disebut bandeng asap karena
makanan ini dibuat dari ikan bandeng yang dimatangkan dengan cara diasap.
Merupakan jajanan khas sidoarjo yang terbuat dari bahan baku ikan bandeng,
dengan bumbu teh, bawang putih, bawang merah,merica, dan garam.untuk bahan
sambalnya memakai kecap manis, petis, air, jeruk nipis, dan cabe rawit.
3.
Sate Kerang Sidoarjo
Sate kerang dibuat dari daging kerang yang
ditusuk. Bahan yang digunakan untuk membuat sate kerang cukup mudah.
Diantaranya, kerang yang sudah dikupas kulitnya, kecap manis, margarin, garam
dan bawang putih.. Unik bagi sate ini adalah bahwa daging kerang yang digunakan
tidak dibakar atau dipanggang seperti layaknya sate lainnya, melainkan direbus.
4. Petis Udang
Petis
adalah salah satu primadona oleh-oleh dari Sidoarjo. Rasanya anda belum ke
Sidoarjo apabila pulang tanpa membawa serta penganan ini. petis sendiri
terbuat dari udang yang dimasak hingga kental seperti saus yang lebih padat.
Warna petis Sidoarjo sangat hitam pekat serta harum gurih yang sudah dapat
dibayangkan kenikmatannya apabila dipakai membuat rujak cingur, tahu petis dan
lain-lain.
5. Bandeng Presto
Presto adalah cara memasak dengan uap
air yang bertekanan tinggi di dalam panci yang terkunci rapat. Karena ikan
bandeng terkenal memiliki banyak duri, bandeng presto adalah makanan yang
digemari karena dengan cara masak presto duri-duri ini menjadi sangat lunak.
Cara membuat bandeng presto ini cukup mudah. Bersihkan bandeng tanpa dibuang
sisiknya. Kemudian masukkan bandeng ke dalam larutan garam dan kunyit. Setelah
itu letakkan bandeng di panci presto dengan cara bertingkat. Cara ini digunakan
sebagai sarana agar bandeng tak saling menumpuk dan akhirnya hancur. Untuk
melunakkan duri, presto bisa digunakan selama +/- 1 jam dan lunaklah semua
durinya. Lalu masakan ini dibalut dengan telur kocok ketika akan digoreng.
6. Kerupuk Udang
Kerupuk
udang adalah primadona kota Sidoarjo karena memiliki rasa serta ada nilai gizinya,
tentunya daya tarik ini membuat produk yang ini juga tak kalah laris di kota
Sidoarjo. Kerupuk ini berbahan dasar udang rebon yang ditumbuk
dengan garam serta bawang putih dan dicampurkan dengan tepung tapioka dan
tepung terigu. Lalu dikukus dan
didinginkan hingga pada akhirnya dijemur di bawah sinar matahari.
7. Telur Asin
Makanan ini bukanlah
hal yang aneh dan asing lagi. Hampir di setiap daerah memilikinya. Dibuat
dengan berbagai macam cara. Ada yang dari abu gosok, ada juga yang dari batu
bata berwarna merah dan banyak lagi. Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa
di Sidoarjo ini tepatnya di desa Kebonsari ada sebuah industri yang membuat
telur asin sejak tahun 1992. Dan yang lebih membuatnya terjaga keasliannya
adalah telur itu berasal dari mengembangbiakkan bebek sendiri. Dengan kata
lain, industri ini juga mengembangkan usaha ternak bebek yang telurnya
digunakan untuk membuat telur asin versi Sidoarjo. Memiliki tingkat keasinan
yang seimbang membuat produksi telur asin sangat laris dan banyak disukai,
terbukti bahwa sampai sekarang telah ada 30 industri yang bergerak di usaha
yang sama.
8. Otak-Otak Bandeng
Sidoarjo terdapat banyak otak-otak bandeng buatan
pengrajin sepanjang daerah Sedati, Sidoarjo. Otak-otak bandeng khas Sidoarjo
ini rasanya berbeda dengan otak-otak bandeng Gersik. Otak-otak bandeng
Sidoarjo mempunyai resep berbeda dengan otak-otak Bandeng Gersik. Di Sidoarjo,
otak-otak bandeng menggunakan kelapa sangrai sebagai pengisinya berdampingan
dengan bumbu halus dan telur kocok.
9. Terasi Udang
Terasi
termasuk penganan yang sangat populer di Jawa Timur, tak terkecuali Sidoarjo. Industri pembuat terasi menyebar ke berbagai tempat di Sidoarjo, disamping bahan bakunya
melimpah, peminat penganan ini juga hampir merata di berbagai umur. Terasi
Sidoarjo terkenal gurih dan harum sehingga banyak penduduk Sidoarjo yang
berdomisili di luar Sidoarjo selalu membawa penganan ini sebagai obat kangen
tempat kelahiran mereka.
10. Wader Kriuk
Produk khas yang sangat
populer dan sering dijadikan oleh-oleh khas kota ini. Kaya akan wader pilihan
yang diperoleh dari kekayaan laut di Sidoarjo. Sidoarjo memanfaatkannya dengan
membuat jajanan yang gurih dan juga rasa renyah dengan paduan sambal yang
memiliki rasa pedas namun juga terasa manisnya. Pas sekali jika memberikan
cemilan ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar